Support & Downloads

Download aplikasi reseller terbaru kami.

j

Gabung channel telegram kami.

Contact Info
Indonesia (+62) 85812940317 admin@resellerindo.com Danau Sentani, Malang
Folow us on social
Instagram Menghapus Likes

Inilah Alasan Instagram Menghapus Likes Konten Feed!

Penting! Instagram menghapus likes dari konten feed?

Hai, Sahabat Social Media

Ini bener-bener urgent! Buka akun IG Anda sekarang juga! Coba lihat di newsfeed, apakah jumlah likes di konten foto atau video itu masih ada?

Kalau ternyata nggak ada angkanya, berarti konten itu udah masuk dalam percobaan Instagram. Yaps, bener banget! Instagram lagi melakukan program khusus untuk menyembunyikan likes di konten foto dan video feed.

Tapi, kenapa sampai ada kebijakan menghapus jumlah likes konten ini? Apa ada agenda besar yang bakal terjadi di Instagram? Atau justu Instagram punya kebijakan sendiri tentang likes ini?

Bongkar semua rahasia besar Instagram likes ini di ulasan berikut ini ya.

Konspirasi Instagram Menghapus Likes

Info tentang Instagram menghapus likes ini sebenernya udah beberapa bulan lalu. Tepatnya, Instagram melakukan percobaan ini pada Juli 2019.

Tapi saat itu, Instagram cuma memilih 7 negara aja yang akan dijadikan trials and errors, yaitu Australia, Brazil, Canada, Ireland, Italy, Japan, dan New Zealand.

Intinya, jumlah likes dari suatu post cuma bisa dilihat oleh pemilik post atau konten itu aja. Orang lain dan bahkan followersnya nggak akan bisa melihat jumlah likes yang sebenernya. Mereka cuma bisa melihat tulisan “Disukai oleh (salah satu nama user) dan lainnya”.

Terus, kenapa sih Instagram menghapus likes ini?

Memberi Fokus ke Konten

Emang sih bukan rahasia lagi kalau kebanyakan user Instagram lebih fokus ke jumlah likes. Jadi, meskipun dilihat kontennya jelek, kalau likes nya banyak pasti bakal populer.

Beda dengan beberapa akun yang fokus bikin konten berkualitas tapi justru likes nya dikit. Parahnya, likes Instagram yang dikit ini cuma gara-gara kurang populer!

Bayangkan aja deh rasanya, udah capek-capek dan meres tenaga serta pikiran cuman buat bikin konten. Tapi, udah perfectionist kayak gitu tambah likes Instagram yang masuk cuman dikit.

Untuk memperkuat trials ini, Instagram justru mengangkat permasalahan yang ada di Inggris atau U.K. Bahkan, penelitian dari Harvard tentang smartphone atau kecanduan HP menemukan bahwa notifikasi Instagram likes di screen itu punya efek yang sama persis dengan obat-obatan.

Jadi, notifikasi itu akan memberi impuls atau rangsangan ke otak Anda sama kayak cara kerja gambling. Inilah yang bikin mayoritas remaja di UK mengalami masalah kesehatan mental.

Fitur dan Kebijakan Anti Bully

Pernah nggak diejek temen-temen cuman gara-gara likes Instagram yang dikit banget?

Kalau Anda ada di group persona yang populer, pasti Anda bakal di bully hanya gara-gara jumlah likes.

Aturan dan kebijakan tentang Anti Bully ini dirilis dengan nama fitur Restrict. Fitur inilah yang bertugas untuk mengawasi semua aktivitas interaksi yang dilakukan oleh satu akun dengan akun lainnya.

Jadi, Anda bisa membatasi untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan akun lain, serta menentukan cara tersendiri gimana mereka bisa menghubungi Anda.

Bahkan aturan atau kebijakan ini juga keras banget hingga bisa bikin akun Instagram Anda kena blokir. Dalam posting di Twitter, Instagram sih mengaku dengan gamblang kalau bakal ada notifikasi langsung jika Anda melanggar kebijakan ini.

Konsekuensinya, akun Anda bakal langsung kena blok kalau sampai Anda ngulangi hingga 3 kali.

Instagram Menghapus Likes di Indonesia

Kenapa percobaan Instagram menghapus likes sampai di Indonesia?

Kalau saya sih nggak heran kenapa Indonesia bisa jadi sasaran trials and errors ini. Faktanya, Indonesia adalah negara dengan jumlah user Instagram aktif per bulan terbanyak ke 4.

Yups, di Indonesia kini udah ada sekitar 62 juta user aktif Instagram.

Selain itu, Instagram juga mengaku kalau percobaan menghilangkan likes di post Feed ini berhasil dan dapat respon positif dari kebanyakan user. Jadi, Instagram juga ingin dapat split test tentang respon ini di Indonesia.

Disamping itu, traffic Instagram dari Indonesia juga tinggi banget. Buktinya, ada banyak banget selebgram dan influencer yang muncul dengan pekerjaan utama sebagai pekerjaan utama mereka.

Artinya, Instagram bener-bener punya orientasi tersendiri kepada pertumbuhan influencer di Indonesia.

Instagram Ads vs Influencer / Selebgram

Gimanapun juga, Instagram adalah sebuah platform khusus yang punya tujuan untuk bisnis. Prinsip semua bisnis itu sama, yaitu populer dan gratis dulu, baru membidik sasaran target berbayar.

Instagram juga punya pola main yang sama. Aplikasi ini emang disediakan gratis kan. Tapi, untuk melakukan beberapa kampanye, entah itu untuk marketing atau sales, Anda pasti disuruh bayar untuk pakai iklan kampanye itu.

Biaya yang Anda bayar juga beda, tergantung dari seberapa luas Anda mau menarget. Makin luas dan ribet setting buyer dan target, makin mahal juga biaya iklan yang Anda bayar untuk iklan. Minimal pembayaran iklan yang bisa Anda lakukan adalah Rp. 15.000 untuk sekali posting.

Inilah pendapatan utama dari platform foto dan video keren ini. Tentunya, Instagram juga punya capital atau saham yang bernilai 1.490 Triliun Rupiah saat ini.

Sementara itu, ada pihak juga yang diuntungkan dengan adanya Instagram ini. Jelas banget pihak itu adalah selebgram, influencer, hingga paid promoter.

View this post on Instagram

Super affordable smartwatch from @shasha_stuff 💓

A post shared by Angelic Demon (@anyageraldine) on

Selebgram dengan berbagai niche bisa meraih keuntungan yang banyak banget dari endorse yang dilakukan oleh beberapa brand yang mengajak kerja sama. Bahkan kabarnya, micro-influencer dengan followers antara 1.000 – 10.000 punya tarif endorse yang lumayan tinggi. Biasanya mereka bisa kasih target mulai dari 100.000 hingga 250.000 per posting.

Apalagi macro-influencer hingga selebriti yang punya 10.000 hingga lebih dari 1 juta followers. Bisa jadi sekali posting, mereka minta 4 juta hingga 20 juta per posting di feed. Bahkan kabarnya sih, Ayu Ting Ting 16 juta cuma untuk 1 posting foto di Instagram feed.

Jadi nggak heran sih kalau endorse atau selebgram itu bisa menghasilkan 14 Triliun Rupiah per tahunnya.

Disinilah mungkin ada sebuah “peristiwa” atau “hal” yang diperjuangkan oleh pihak Instagram. Tentunya, hadirnya selebgram dan para endorser menjadi salah satu penghalang juga Instagram dapat penghasilan dari iklan. Padahal, kunci utama selebgram dan influencer adalah jumlah interaksi / engagement rate, yaitu (jumlah likes + comments + views + Impression + reach) : jumlah followers.

Artinya, kalau likes ini disembunyikan, brand yang tertarik jadi endorse nggak akan bisa menghitung nilai engagement / interaksi yang ada di akun Anda. Mungkin aja, ini adalah cara yang paling kelihatan natural untuk memenangkan persaingan iklan melawan selebgram / endorse.

Dampak Kebijakan Instagram ke Jasa Followers

Instagram memang populer dengan peraihan engagement rate atau tingkat interaksi dengan masing-masing post. Bukan cuma masalah kualitas konten aja, engagement ini juga dipengaruhi oleh aktivitas yang Anda lakukan di Instagram. Artinya, makin jarang Anda upload, makin sempit juga interaksi / engagement yang Anda dapatkan.

Terus, apa hubungannya dengan Instagram menghapus likes di feed?

Jelas ada! Instagram likes adalah salah satu engagement / interaksi. Jadi, Instagram Likes bukan seperti apa yang dijelaskan oleh pihak Instagram di atas. Tapi lebih dari itu, Instagram likes punya peran yang penting untuk membuka dan memperlebar lagi interaksi yang pernah Anda jalin.

Makin banyak likes yang ada di post feed, makin besar juga peluang engagement / interaksi itu akan pulih. Kalau interaksi / engagement Instagram itu pulih dan terus bertambah, maka Instagram juga akan memperluas lagi reach dari tiap konten yang bakal Anda post / upload. Dengan begini, Anda akan mendapat interaksi yang jauh lebih banyak dari sebelumnya.

TAPI, bukan berarti likes adalah jalan satu-satunya untuk memperluas dan meningkatkan engagement. Masih ada banyak banget element atau aspek lain bisa Anda maksimalkan untuk meningkatkan engagement.

Anda bisa memaksimalkan reach, menambah comments, genjot impression, hingga menambah views yang banyak untuk tiap konten, entah itu konten feed atau story. Selain itu, Anda juga masih bisa melihat jumlah likes pada konten.

Artinya, ‘hilangnya’ Instagram likes ini bukan berarti bahwa jasa followers akan mati. Tapi sebaliknya, jasa followers dan smm panel akan makin kuat.

Saran untuk Jasa Social Media

Langkah Anda masih panjang dan nggak mungkin terhenti total. Anda cuma bisa berhenti kalau Instagram dan social media lain benar-benar udah hilang.

Jadi, selama Instagram dan social media masih exist, Anda bisa terus berkembang. Bahkan, disembunyikannya likes dari posting feed konten foto dan video ini bukan apa-apa buat Anda.

Anda masih bisa melihat start count dengan melakukan DM langsung ke calon pembeli. Dengan begitu, Anda masih bisa melakukan input manual di dalam sistem.

Selain itu, Anda juga masih bisa memberikan edukasi kepada user Instagram dengan adanya Instagram engagement yang turun karena Algoritma Instagram sendiri. Anda bisa menyadarkan user Instagram bahwa reach,likes, comments, views itu adalah solusi untuk memberikan kesempatan kepada mereka biar engagement / interaksinya naik lagi.

Problem Engagement / Interaksi Instagram

Instagram, entah itu secara gamblang atau sembunyi-sembunyi, punya beberapa peringatan dan kebijakan tentang problem engagement / interaksi yang ada di seputar konten dan akun Instagram. So, kenalin dulu semua masalah atau problem tentang interaksi / engagement Instagram ini ya!

Shadowban

Shadowban itu menakutkan banget! Jujur, saya aja juga takut dengan shadowban ini!

Masalah utama horror nya Shadowban ini adalah mayoritas atau hampir kebanyakan user Instagram nggak tau dan nggak sadar. Shadowban adalah aktivitas Instagram untuk ban / blockir akun IG Anda karena adanya hashtag yang dilarang.

Instagram Menghapus Likes

Akibat dari adanya shadowban ini smooth atau lembut banget. Cuman Instagram dan AI nya aja yang tau siapa aja yang kena shadowban. Akun Anda nggak akan langsung kena blok, tapi konten yang ada hashtag nya itu yang kena suspend. Akibatnya, konten itu nggak bisa disebarkan atau di-distribusikan ke banyak akun / followers Instagram.

Instagram sendiri nggak memberikan info secara umum tentang kriteria hashtag yang jadi sasaran shadowban ini. Tapi yang pasti, Anda harus super perhatian dan hati-hati dengan 2 jenis hashtag, yaitu spamming dan pornografi.

  1. Hashtag spamming => Hashtag spam yang punya konsentrasi dan fokus untuk melanggar aturan yang ada di Instagram. So, jangan pakai hashtag yang sensitif kayak jualbelifollowers, belifollowersinstagram, dll.
  2. Hashtag Pornografi => kalau ini adalah hashtag yang bener-bener punya kebijakan dan akibat yang fatal. Kalau sampai ada konten Anda yang pakai hashtag ini, udah jangan tanya lagi deh apa yang bakal terjadi. Yups, Instagram bakal langsung suspend Anda permanent. Bahkan kalau Anda nekat mengulangi sebanyak 3 kali, akun Anda akan langsung kena ban.

Penalty atau Suspensi Instagram

Pernah nggak denger kalau beli followers, likes, comments itu bisa bikin akun Instagram kamu terdeteksi dan di-blokir?

Ternyata itu semua salah! Menambah followers, likes, comments, views, dll itu nggak punya dampak negatif ke akun Instagram tujuan. Asalkan Anda:

  1. Nggak menyerahkan password dan username Instagram
  2. Umur aku Instagram minimal 2 minggu
  3. Sudah aktif dan ada konten yang diposting, entah itu feed atau story.
  4. Akun profile lengkap dan nggak cacat.

Bahkan, yang paling banyak menyebabkan akun diblokir atau di-suspend adalah aktivitas yang ada di akun Instagram Anda. Lengkapnya, jangan lakukan hal ini kalau nggak mau diblokir atau dibanned Instagram:

  • Posting spam yang melebihi batas atau limit
  • Posting konten terlalu sering
  • Membanjirkan traffic yang nggak wajar ke akun dalam 1 hari tertentu
  • Menggunakan aplikasi pihak ketiga yang mewajibkan Anda isi username dan password

Perubahan Behaviour

Behaviour adalah kebiasaan Anda di Instagram. Contohnya, Anda sering dan konsisten banget upload konten-konten yang keren dan berkualitas tiap hari.

Tiba-tiba beberapa hari ini, Anda upload konten yang asal-asalan dan nggak berkualitas. Konten-konten itu adalah selfie di tempat-tempat yang gelap, foto blurry, dan kualitas jelek lainnya.

Kalau biasanya pakai konten dan foto dari kamera HDR, terus tiba-tiba pakai foto HP jadul juga bisa bikin engagement rate / nilai interaksi Anda berkurang drastis.

98% user Instagram mau follow Anda karena mereka suka dengan konten yang Anda share. Kalau sampai kualitas foto atau konten itu tiba-tiba drop, udah bisa dipastikan deh followers Anda nggak mungkin kasih likes atau comments. Artinya, engagement / interaksi Instagram Anda juga bakal turun kan??

Inilah yang bikin Instagram menyuruh AI buat makin menutup reach konten Anda. Sehingga, konten Anda jelas akan punya peluang likes yang drop juga.

Posting Berlebihan

Instagram punya limit atau batasan tentang jumlah posting yang wajib Anda ikuti. Anda bisa upload maksimal 50 konten post per hari kalau usia akun IG Anda masih baru atau kurang dari 2 bulan. Limit itu bakal naik sampai 100 konten feed per hari dengan usia akun yang makin bertambah.

Kalau Anda terlalu sering posting sampai melebihi batas atau limit, Instagram bakal auto blokir akun Anda.

Alasannya simple banget kok sebenernya. Posting yang terlalu sering dengan konten yang bagus bisa bikin followers dan user Instagram lain makin sayang sama Anda.

Sebaliknya, kalau konten Anda nggak berkualitas dan Anda spam / posting terlalu sering, justru itu akan bikin nilai akun Anda jatuh.

Iklan atau Instagram Ads

Iklan atau Instagram Ads adalah tools dan fitur yang powerful banget buat menaikkan engagement dan menjangkau user yang belum bisa Anda jangkau sebelumnya. Jadi, nggak heran deh kalau iklan juga punya fungsi yang bisa Anda manfaatkan untuk menambah jumlah interaksi / engagement Instagram.

Jadi pernah ada kasus sih tentang drop nya jumlah interaksi / engagement Instagram karena iklan ini. Pada hari pertama, si user pakai iklan dengan kampanye untuk brand awareness. Terus, engagement / interaksi Instagram mereka naik drastis. Tapi waktu iklannya habis, interaksi / engagement nya juga ikut drop.

So, akun Anda nggak diblokir atau kena suspend. Bahkan, Anda juga nggak kena shadowban. Cuman,

Kesimpulan

Instagram memang melakukan update dan hasil update yang baru itu bikin beberapa orang dan institusi pusing. Pasalnya, update berupa trials and errors ini benar-benar punya efek yang besar, terutama buat selebgram dan influencer.

Bahkan bisa jadi, hal ini punya efek yang luar biasa ke semua user Instagram. So, Anda bisa tau apa motif di balik adanya update Instagram ini.

Artinya, Anda nggak perlu lagi takut karena Instagram menghapus likes. Peluang Anda untuk sukses di Instagram, entah itu jadi selebgram atau bisnis online, masih bener-bener terbuka lebar.

Resellerindo juga menawarkan layanan social media TERBAIK, TERLENGKAP, dan TERMURAH se Indonesia. Yuks cek semua layanan solusi branding dan konversi 100X lipat ini!

Price List Resellerindo

Seorang content creator di Resellerindo. Membaca, belajar, dan menulis adalah hobi utamanya. Minatnya dalam online marketing sangat besar sehingga tak pernah lelah ia menggali lebih dalam skillnya tentang dunia marketing.

Post a Comment

shares

Privacy Preference Center