Last updated on Mei 12th, 2023 at 08:18 am
~ Content Upgrade Email Marketing di Instagram ~
Action is the fundational key to all success.
~ Pablo Picasso
Hai, Sahabat Instagram.
Apa indikasi bisnis pemula yang sukses menurut Anda?
Hampir semua sumber menyatakan bahwa pentingnya bisnis terlihat dari traffic yang berhasil mereka dapatkan, entah dari website, social media, atau media lainnya.
Dan parahnya, hal ini menjadi kebiasaan dan prinsip yang selalu ditanamkan dalam benak semua pebisnis pemula.
Justru hal ini yang menjadikan bisnis pemula rawan banget untuk hancur.
Katakan saja tugas Anda sehari-hari adalah mengumpulkan strategi dan cara bagaimana untuk meningkatkan traffic dalam website, blog, dan social media. Anda berhasil melakukannya dan mendapatkan traffic yang sangat masif.
Terus, apakah yang Anda dapatkan dari traffic yang besar itu?
Konversi yang Anda harapkan datang? Omzet Anda naik dengan drastis?
Sean Bestor, salah satu blogger paling sukses dalam peningkatan traffic, menyesal telah fokus beberapa tahun hanya untuk meningkatkan traffic.

Dia menegaskan kalau nggak ada keuntungan yang signifikan dari adanya traffic yang besar kalau nggak dioptimasi.
Emang benar sih kalau website itu peran utamanya adalah untuk menarik perhatian dan menggiring traffic.
Hadirnya social media membuat bisnis dan customersnya bisa berkomunikasi dan melakukan engagement dengan luar biasa.
Tapi, ada satu hal yang bikin Anda ngilu.
Social media nggak jamin konversi bisnis Anda bisa naik.
Benar kan?
Terus, gimana cara optimasi yang maksimal dan cocok untuk jumlah traffic yang besar?
Email adalah jawabannya.
Maksudnya, kita harus kirim email gitu?
Nggak semudah itu …
Email marketing itu nggak sekedar ngirim email, tapi Anda harus tau strategi biar email Anda terbaca dan dapat konversi.
Anda harus tahu dan bisa menggunakan Content Upgrade!
Apa itu Content Upgrade?
Pernah nggak berkunjung ke website raksasa social media kayak Hootsuite, Hubspot, dan lainnya?
Pasti kalau udah beberapa saat baca artikel di landing page atau blog nya, Anda ditawari ebook gratis. Syaratnya, Anda harus kasih email Anda.
Itulah yang namanya content upgrade…
Content Upgrade adalah suatu strategi konten yang bisa diakses oleh viewers untuk ditukar dengan email atau uang.

Content Upgrade adalah isi dari seluruh niche Anda.
Contoh saja, perusahaan saya Resellerindo adalah perusahaan aplikasi engagement social media, terutama Instagram, yang fokus pada sukses social media.
Jadi, saya akan memberikan blog tentang trik dan strategi Instagram, marketing Instagram, dan lainnya.
Artinya, content upgrade saya bisa dalam bentuk ebook yang berisi tentang keseluruhan konten kitu.
Ngerti nggak maksudnya?
Terus apa dong manfaatnya buat perusahaan saya?
Jangan salah lho! Anda lihat sendiri kalau website raksasa menggunakan cara ini.
Artinya, content upgrade ini punya efek luar biasa pada jumlah daftar email Anda.
Masih ingat nggak kalau nggak semua followers Anda menikmati konten yang Anda share dalam Instagram.
Terus, gimana Anda tau kalau mereka sudah follow Anda selama 3 tahun atau bahkan cuman 3 menit, sementara konten yang Anda share sama untuk semua followers?
Jadi indikasi dari customers atau bahkan fans yang sudah bersedia memasukkan email mereka ke content upgrade adalah mereka yang benar-benar bisa diprospek.
Artinya, mereka yang benar-benar menginginkan produk Anda.
Untuk itulah, content upgrade ini dibuat.
Terus apa saja jenis content upgrade yang bisa digunakan?
Jenis Content Upgrade
Content Upgrade dibagi menjadi beberapa jenis yang masing-masing mempunyai konsentrasi tersendiri.
Dalam Sumo, tipe atau jenis content upgrade yang bisa Anda gunakan adalah sebagai berikut
Spreadsheet content upgrade
Spreadsheet merupakan salah satu jenis content upgrade yang paling efektif. Spreadsheet bisa digunakan untuk beberapa contoh tujuan, termasuk checklist, planning, dan rumus.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang content upgrade dalam bentuk spreadsheet, coba lihat beberapa contoh ini:

Ini adalah contoh pertama yang bisa Anda ambil sebagai contoh.
Tabel itu adalah daftar 85 strategi yang digunakan untuk marketing. Apa yang bisa kita dapatkan dari model general data besar seperti ini?
Pertama, strategi bisa terdaftar dengan sangat rapi dan detail.
Kedua, dari 85 strategi hanya ada 30 strategi utama yang bisa dilakukan oleh semua pengguna bisnis. Sehingga breakdown bisa dicapai.
Kesimpulannya, semakin sempit dan fokus materi Anda, semakin baik dalam hal penyampaian atau delivery.
Contoh kedua bisa Anda lihat di bawah ini!
Spreadsheet dibawah ini mengajarkan dan memberikan data tentang platform yang paling banyak digemari oleh pembaca artikel.
Alasan utama adanya daftar platform ini adalah untuk mempermudah pembaca menemukan platform tujuan …
… karena nggak mungkin banget kan tiap service bisa dijelaskan dengan panjang lebar per poin.
Terus, apa yang bisa Anda dapatkan dari sini?
Tentunya semua pengguna akun bisnis mau bisnis mereka berkembang. Dan pastinya, mereka mau mendapatkan referensi utama dari data besar yang bisa di-breakdown.

Perhatikan nomor yang nggak urut itu! Kenapa ada nomor yang meloncat dari 1 ke 3 ke 14 dan selanjutnya.
Terus, mana data yang lengkap?
Disinilah peran Anda akan dilihat oleh customers. Mereka yang tertarik dan penasaran akan pergi ke Anda untuk mendapatkan data tersebut dan mendapatkan guidance atau panduan Anda.
Jadi kesimpulan dari 2 spreadsheet yang sudah saya tampilkan tersebut adalah:
- Menampilkan data besar (big data) ternyata sangat penting, terutama jika Anda berhasil mengerucutkan fokus Anda.
- Tools dan rumus bisa mempermudah Anda dalam melakukan tugas marketing
- Big data itu selalu menarik dan efektif untuk menarik perhatian
Infografik Content Upgrade
Infografik ini 3 kali lebih disukai dan efektif daripada konten-konten lainnya dalam social media.
Terbukti jenis content upgrade semacam ini sangat berguna dan berhasil. Untuk itulah kenapa perusahaan besar seperti Hubspot dan Hootsuite selalu menggunakan jenis ini.
Baru-baru ini, giveaway via infografik ini menjadi senjata utama para marketer dalam berbagai bidang.
Di suatu sisi, infografik yang Anda buat dengan susah payah itu dibagikan dengan cuma-cuma pada customers.
Tapi, di sisi lain, ada marketing strategi yang Anda lakukan, yaitu mengumpulkan email para subscribers.
Coba deh lihat gambar di bawah ini …
Inilah salah satu infografik yang dibuat oleh Sumo.
Tujuan dari infografik tersebut adalah memberikan informasi sekaligus menarik perhatian viewers untuk mengetahui apa saja masalah yang ditemui ketika menjalankan A/B testing atau split test.

Tapi, hasilnya nggak maksimal.
Mungkinkah karena faktor desain? Popularitas brand?
Untuk sekedar informasi saja, Sumo merupakan bisnis raksasa social media sehingga popularitas brand dan desain juga pasti sudah diperhitungkan dan nggak diragukan lagi.
Masalahnya ternyata cuman gara-gara bahasa. Dalam ebook lengkapnya, Sumo memberikan trik ini dalam 5.000 kata.
Dan di dalam desain tersebut, dia hanya menggunakan kurang lebih 300 kata saja. Artinya, jumlah kata dalam iklan online sangat penting.
Jadi, dengan bahasa yang sangat singkat, pembaca dan viewers nggak berhasil menangkap apa yang menjadi fokus atau pesan yang disampaikan.
Contoh kedua dalam masalah infografik content upgrade ini adalah gambar di bawah.
Gambar ini mengacu pada 4 strategi penting dalam publishing artikel lama. Dan infografik ini berhasil mendatangkan lebih banyak konversi karena simpel flowchart yang digunakan dapat dipahami dengan baik oleh pembaca dan viewers.

Kesimpulan terbaik:
- Menggunakan infografik untuk menukar email list nggak berhasil sebanyak dulu
- Infografik yang dipasang dengan gratis dapat meningkatkan hasil berupa download dan traffic saja.
- ROI infografik dan email nggak cukup kuat untuk meyakinkan pembaca dan viewers.
Ebooks
Jenis terakhir dari suatu content upgrade, tapi nggak banyak yang bisa mengusahakannya. Untuk itulah, jarang sekali ebook ditemukan untuk menjadi content upgrade.
Ebook sangat berguna dan efektif untuk mengatur konversi B2B bisnis. Pada penelitian terakhir dari Sumo, ditemukan bahwa ada sekitar 67% konversi ditentukan oleh ebook.
Tapi, ebook juga musiman, nggak menentu.
Ada 2 hal utama yang harus Anda pikirkan baik-baik jika Anda akan menggunakan ebook ini untuk content upgrade Anda.
Pertama, Anda akan menyadari bahwa konversi Anda akan turun secara drastis ketika ebook itu sudah dipelajari dengan lengkap.
Kedua, Anda akan menggunakan seluruh konversi Anda untuk membuat ebook tersebut, artinya biaya untuk membuat ebook sama dengan konversi yang dihasilkan.
Contoh ebook yang paling berhasil adalah trik tentang guidance atau panduan lengkap. Inilah salah satunya:

Ebook tersebut berisi tentang 45 cara untuk menarik shares pada social media. Sumo menggunakan ebook dengan panjang 12.000 kata yang tergolong buku yang lengkap.
Tujuannya ada 2 macam, pertama untuk dibaca saat itu juga dan kedua untuk dibaca nanti. Pada umumnya pembaca akan merasa bosan ketika harus membaca dan berhadapan dengan buku dan artikel yang panjang.
Tapi, karena value yang luar biasa ini, pembaca tertarik untuk men-download ebook ini sebagai referensi dan buku yang bisa dibaca nanti.
Sehingga konversi ebook ini sangat tinggi, yaitu 21.1%.
Kesimpulan
Email marketing dengan strategi content upgrade emang jadi trending sekarang ini. Terbukti karena banyak banget digunakan oleh brand raksasa di website.
Artinya, Anda juga punya peluang yang besar untuk mendatangkan customer dalam jumlah yang banyak banget dengan content upgrade ini. Jadi, perkembangan bisnis Anda juga akan makin cepat.
Jadi, Anda nggak perlu lagi bingung tentang cara mendatangkan buyer persona dan customer ke bisnis Anda.
Kendala Anda mungkin cuman materi yang akan diberikan sebagai content upgrade. Faktanya, Anda harus rela mengeluarkan biaya paling tidak Rp. 500.000 cuman demi mendapatkan materi.
Tapi tenang aja, Resellerindo punya solusinya.
Resellerindo punya banyak banget materi seputar update Instagram, trik dan tips Instagram hingga bisnis online sukses di Instagram.
Anda bisa mengaksesnya secara gratis! Dan nggak butuh Rp. 500.000 untuk membuka akses itu.
Cukup dengan upgrade member premium Resellerindo!
Bahkan Resellerindo juga punya total bonus hingga 1,8 juta lho!
Bingung caranya?
Kenapa Harus Upgrade Member Premium Resellerindo?? Baca disini ya …
![]()
