Menu

Login

Daftar

Harga

Download Aplikasi kita

 

Gabung channel telegram kami.

Contact Info
Indonesia (+62) 85812940317 [email protected] Danau Sentani, Malang
Folow us on social
limiting belief dalam hambatan bisnis online

5. Mindset 4: Limiting Belief Bisnis Online di Instagram

Buka gerbang kesuksesan bisnis online Anda dengan mengalahkan limiting belief yang ada!

Hai, Sahabat Instagram.

Pernah nggak Anda dapat hambatan saat meraih apa yang impian?

Ada keinginan pasti ada juga hambatan.

Apakah Anda akan menyangkal kalau dalam diri Anda ada limiting belief sukses …

…. sehingga untuk beberapa saat Anda terhalang untuk mencapai apa yang Anda inginkan?

Kalau Anda udah punya komitmen untuk sukses, jalannya pasti nggak akan mulus.

Hambatan atau dalam pembahasan ini kita sebut dengan limiting belief akan selalu muncul.

Anda mungkin saja bertanya-tanya saat ini, seberapa besar sih limiting belief yang ada dalam diriku? Bisa nggak ya aku ngatasin nya?

Pertanyaan itu muncul dari diri Anda dan Anda lah orang yang bisa mengukurnya sendiri.

Artinya, Anda nggak perlu meminta bantuan orang lain dalam mengukur seberapa besar limiting belief yang menempel dalam hidup Anda.

Tapi sebelum Anda bisa mengukurnya, Anda harus terlebih dulu memahami apa itu limiting belief.

Apa itu limiting belief?

Masih ingat nggak sama pembahasan kita tentang vibrasi negatif yang mungkin saja muncul dalam diri Anda?

Apakah yang menyebabkan terjadinya vibrasi negatif tersebut?

Ya, vibrasi negatif adalah nuansa yang timbul akibat adanya pikiran negatif yang terus muncul dalam pikiran Anda.

Hal itulah yang akan menjadikan Anda terpuruk dalam kondisi Anda saat ini.

Bener nggak?

bad mood limiting belief

Jadi, saya cuman mau tanya ke Anda …

… apakah hubungan dari limiting belief dan vibrasi negatif?

Bisa jawab nggak?

Oke, saya jelaskan.

Vibrasi negatif adalah nuansa negatif yang terus muncul karena adanya rasa dan pikiran negatif mengenai suatu hal, orang, dan bahkan lingkungan sekitar.

Vibrasi negatif inilah yang menjadi penghalang Anda dalam mencapai keinginan Anda.

Dia menjadi tembok pemisah antara tujuan, harapan, dan keinginan Anda dengan usaha Anda.

Jadi, vibrasi negatif ini adalah cikal bakal adanya limiting belief, yaitu gagasan berulang yang terus Anda pikirkan.

Kalau Anda terus menerus memikirkan hal yang menghambat Anda dari keinginan, vibrasi negatif pasti terpancar.

Dari sini, apakah Anda bisa menangkap arah pembicaraan kita?

Mengenali limiting belief yang Anda punya

Pernah nggak Anda merasa bahwa Anda punya limiting belief yang setiap waktu melekat pada diri dan pikiran Anda?

Gimana Anda tau?

Sebenarnya limiting belief ini mudah banget Anda temukan.

Saya tanya, Apakah Anda bisa sukses? Terus kenapa Anda masih belum bisa sukses?

Mungkin saja dalam pikiran dan hati Anda sekarang berkata “Pastilah saya mau sukses. Saya masih belum bisa sukses sekarang karena saya nggak punya skills”

Pasti setiap kali saya tanya alasan, muncul kata-kata karena, termasuk juga keinginan yang belum tercapai.

Kata-kata karena inilah yang sebenarnya adalah limiting belief yang Anda punya.

Contoh aja pernyataan di atas.

Kata karena ini adalah indikasi kalau Anda masih punya pikiran negatif.

Sekarang saya tanya, apakah Anda punya limiting belief, alasan yang menghambat Anda dalam mencapai tujuan?

Kalau benar, tolong tulis limiting belief Anda.

Hal yang perlu Anda lakukan kalau udah tau hambatan itu adalah cara melawannya.

Artinya, Anda harus bias menggunakan rumus mengijinkan yang sudah kita bahas sebelumnya.

Ada dua cara utama bagaimana Anda bisa tahu bahwa Anda sudah berhasil mengijinkan.

Pertama, Anda sudah bisa merasa lega setelah melepaskan apa yang mengganjal di pikiran dan hati Anda.

Saat ada yang mengganggu Anda dan Anda berhasil melepaskannya, maka Anda akan merasa hidupku jauh lebih baik tanpa itu!

Artinya, Anda akan mendapat reward berupa ketenangan.

Kedua, Anda sudah mendapat bukti nyata dalam hidup Anda.

Contohnya, kalau Anda sudah mengijinkan keinginan Anda untuk hidup sehat, Anda sudah bisa melihat bukti nyata saat Anda nggak sakit dalam waktu yang lama.

sukses menghadapi limiting belief

Tapi, perilaku mengijinkan ini sulit banget lho untuk dilakukan.

Tips Khusus Mengendalikan Vibe Negatif

Ada rumus dan strategi khusus untuk mengubah vibe negatif yang sudah terpancar karena limiting belief.

Untuk melakukannya, Anda cuman perlu menggunakan cara di bawah ini:

Bertanyalah pada diri sendiri apakah ada seseorang yang punya keinginan yang sama dengan saya saat ini?

Kalau ada, tanyakan lebih dalam lagi berapakah jumlahnya?

Sedikit atau banyak?

Kapan? Kemarin, minggu lalu, bulan lalu?

Tulislah apa yang udah Anda tanyakan tadi dalam sebuah kertas secara menyeluruh!

Gunakan orang ketiga untuk merepresentasikan hasil yang Anda maksud.

Perlu Anda pastikan bahwa pernyataan tersebut masuk akal atau logis.

Masih bingung? Ini saya kasih contoh sederhananya ya…

Keinginan: aku mau langsing dan berisi, tapi aku nggak bisa karena semua keluargaku berbadan gemuk.

Pernyataan: Apakah ada orang yang ingin mempunyai badan langsing dan berisi yang berasal dari keluarga gemuk?

Jawaban: Ya!

Pernyataan: Jika memang begitu, berapa banyak orang yang ingin langsing dan berisi? Kemarin? Minggu lalu? Bulan lalu?

Pernyataan mengijinkan: Ratusan orang di desa ku ingin memiliki tubuh langsing dan berisi walaupun kebanyakan keluarga mereka bertubuh gemuk. Bahkan, ada jutaan orang di luar sana yang ukuran tubuhnya jauh lebih langsing dan berisi daripada ayah dan ibunya.

Pertama, mungkin Anda nggak akan merasakan dampak yang begitu signifikan dari apa yang Anda tulis tersebut.

Tapi, kalau benar-benar diterapkan, Anda akan merasa plong dan nggak ada beban yang mengganggu.

Tambahkan dengan kalimat penyeru dan penyemangat oke, aku dalam proses … pasti, semua ketakutan Anda akan berangsur-angsur hilang.

Jadi gimana Anda bisa bikin pernyataan mengijinkan sendiri yang efektif?

Seperti yang saya jelaskan tadi kalau limiting belief ini merupakan alasan yang menghambat Anda dalam mencapai keinginan yang Anda mau.

Jadi cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat pernyataan mengijinkan sendiri adalah dengan beberapa cara penting.

Peluk Erat Bukti

Saat Anda sudah berhasil menerapkan Law of Attraction, lihat hasil yang Anda dapatkan.

Kalau ada bukti bahwa Anda telah berhasil, peluklah bukti itu kuat-kuat.

Rayakanlah bukti itu agar Anda semakin percaya dan optimis bahwa apa yang Anda lakukan membuahkan hasil.

Faktanya, Law of Attraction nggak akan peduli entah itu Anda cuman pura-pura atau benar-benar berharap sesuatu dan menggunakan ketertarikan yang disengaja, dia akan langsung merespon vibe yang sudah Anda pancarkan.

Hal yang nggak kalah penting setelah Anda merayakan dan bergembira dengan bukti dari Law of Attraction adalah jangan lupa untuk mencatatnya.

Kalau perlu, Anda harus menyiapkan buku bukti yang sewaktu-waktu Anda gunakan untuk mencatat setiap bukti yang sudah muncul.

limiting belief menjadi vibe positif

Selanjutnya, Anda nggak boleh meninggalkan apresiasi dan rasa syukur terhadap apa yang Anda kerjakan.

Kedua perasaan itu, apresiasi dan rasa terima kasih, akan membantu Anda mengirimkan vibe positif dari pikiran dan emosi Anda.

Gambarannya begini, Sahabat.

Anda kini mendapatkan suatu makanan saat Anda benar-benar lapar dan nggak punya uang.

Rasa terima kasih Anda kepada pemberi makanan tersebut berasal dari perasaan positif Anda kan?

Jadi, secara nggak langsung perasaan apresiasi dan syukur akan memberikan vibrasi positif.

Suatu kebaikan bagi Anda ketika Anda menyempatkan waktu Anda beberapa lama hanya untuk menikmati dan memberikan apresiasi kepada Law of Attraction yang sudah berhasil pada hidup Anda.

Makin positif vibe yang Anda hasilkan, makin positif juga hasil yang akan Anda terima nantinya.

Rahasia ke-4 …

… adalah dengan selalu mengucapkan kalimat Aku masih dalam proses …

Mungkin Anda bertanya pada saya, berarti selamanya akan masih dalam proses dong? Kapan selesainya!

Apakah yang Anda pikirkan saat Anda benar-benar mengutarakan pikiran seperti itu?

Saya nggak bermaksud mengejek, tapi pikiran yang begini adalah pikiran mereka yang masih termasuk dalam orang biasa, bukan orang istimewa.

Orang istimewa akan menanggapi pernyataan tersebut dengan bijak.

Ya, emang selamanya kita dalam proses, meskipun tujuan kita sudah terpenuhi.

Bayangkan saja, Anda sekarang bertujuan untuk mendapatkan uang 1 juta selama 1 minggu ini.

Pasti dalam hari ke 1-6 Anda masih dalam proses untuk mencapainya kan?

Kalau sudah berhasil mendapatkan 1 juta pada hari ke-7, apakah Anda akan berhenti?

Saya jamin nggak!

Saya pastikan kalau Anda punya tujuan selanjutnya. Mungkin saja Anda berpikiran untuk menggunakan uang itu untuk bisnis.

pebisnis merancang plan bisnis online

Saat Anda berjuang dalam memutar uang tersebut, apa Anda nggak dalam proses?

Silahkan tarik kesimpulannya sendiri tentang proses ini! Haha…

Ambil Tindakan Nyata dan Tegas!

Selanjutnya, Anda harus berani mengambil tindakan nyata dengan ucapan Aku telah memutuskan …

Tujuannya tak lain adalah untuk menarik vibe positif yang Anda pancarkan.

Pernahkan berpikir kalau ketika Anda memutuskan untuk melakukan hal ini dan itu, sebenarnya Anda telah menghilangkan keraguan yang ada.

Anda udah berhasil menemukan limiting belief dan menghapusnya secara total.

Aku ingin banget langsing dan berisi kayak bebanyakan artis di dunia, tapi aku nggak yakin bisa karena keluarga ku semua berbadan gendut. Mulai sekarang aku putuskan untuk menjaga pola makan dan olahraga yang teratur.

olah raga untuk mengembalikan semangat vibe positif

Dengan begini, Anda sebenarnya udah tau contrast dan hambatan serta berusaha kuat untuk menghilangkannya dengan cara menjaga pola makan dan olahraga yang teratur.

Tingkatan selanjutnya, Anda harus banyak memikirkan positif saja, dengan menanamkan banyak yang bisa terjadi …

Pasti akan datang waktu ketika Anda merasa down karena apa yang Anda lakukan nggak berhasil dan Law of Attraction belum berhasil Anda lakukan dengan baik.

Contoh saja, ketika Anda berharap hari ini Anda akan bisa ditraktir teman karena janjinya kemarin tapi Anda tidak ditraktir karena hujan lebat.

Kalau Anda berpikiran dan menyebarkan vibe negatif, maka Anda akan mengaku kalau dia melanggar janjinya cuman karena alasan kecil.

Apa jadinya kalau anggapan itu nggak benar? Justru hubungan Anda dengan teman Anda itu akan retak.

Bandingkan kalau Anda berpikir mungkin aja karena hujan lebat dan dia nggak boleh keluar. Ada banyak banget kemungkinan dalam seminggu ini aku bisa hangout sama dia… Entah itu acara pribadi atau acara dengan teman. Yang pasti ada banyak yang bisa terjadi tentang aku dengannya.

Apakah Anda akan merasa kecewa atau justru besar hati?

Lalu pikirkan juga apa yang akan dilakukan teman Anda ketika Anda menyuarakan pendapat Anda yang sangat toleran itu?

Hal itu juga berlaku kalau Anda ingin sukses.

Artinya, dengan memberikan alasan keyakinan Anda tentang posibilitas, Anda termasuk dari orang yang berhasil mengalahkan limiting belief Anda dan orang lain.

Perasaan inilah yang akan menambah vibe positif dan tentunya memberikan perasaan yang berlimpah.

Menciptakan Kekosongan

Saya yakin semua dari kita pernah merasakan yang namanya kekosongan. Kekosongan yang paling sering melanda adalah kekosongan hati… Ngenes #curhat

Bercanda saja, Sahabat.

Bukan kekosongan masalah perasaan, tapi masalah kesuksesan.

Anda musti tanamkan kata-kata mutiara di hati dan pikiran Anda …

… kekosongan dan kehampaan selalu menunggu untuk diisi! (Michael Losier).

Kalau dalam benak Anda sebuah kesuksesan adalah gimana Anda mendapatkan banyak uang, saya akan kasih contoh dengan ilustrasi tentang customer.

Anda sudah janji dengan customer untuk melakukan sebuah closing.

Tapi di tengah jalan, customer tersebut mendadak ada urusan penting sehingga harus meninggalkan janji dan nggak bertemu dengan Anda.

Saat itulah Anda mengalami kekosongan.

Anda tentunya cemas banget dan nggak merasa baik kalau Anda dalam keadaan kosong.

Tapi, hal itu jangan dijadikan sebagai konsentrasi dan perhatian.

limiting belief client bisnis online

Buat saja pikiran Anda menjadi positif dengan melupakan janji itu dan berkata hari ini aku kosong, pasti aku akan mendapat customer baru untuk mengganti customer ini. Aku punya satu ruang kosong untuk customer yang bisa datang sewaktu-waktu.

Dengan berkata begitu, apakah Anda akan masih merasa negatif?

Ataukah dengan berkata begitu, perasaan dan semangat Anda akan kembali lagi seperti sedia kala dan berusaha untuk memberikan langkah yang lebih baik dari apa yang sudah Anda lakukan saat ini?

Menyerahkan Hasil Pada Law of Attraction

Emang sih saya juga sadar kalau tiap kali Anda merasa terbebani ketika Anda berpikir tentang tujuan yang belum bisa Anda capai.

Lebih dari itu, Anda biasa menyerah kalau Anda nggak bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan yang Anda sendiri nggak pernah memprediksinya.

Contoh saja, dalam masalah bisnis yang sudah berjalan mulus, tiba-tiba rintangan yang besar banget menghadang.

Anda diharapkan dapat meningkatkan sales dan konversi sehingga pada kesempatan selanjutnya Anda bisa langsung berkembang.

Tapi, Anda justru melihat kalau konversi turun drastis.

Dengan demikian, Anda mungkin saja pernah berpikir Aku nggak akan bisa melakukannya, aku bukan tipe orang yang bisa diterpa badai, Aku nggak yakin semua akan terpecahkan.

Sampai kapan Anda akan jadi orang biasa.

Jadilah orang yang istimewa dengan mengetahui limiting belief itu dan menyerahkan hasilnya kepada kekuatan Law of Attraction.

Bukan kalimat penyesalan dan pesimis yang akan keluar dari mulut Anda, akan tetapi kekuatan optimis yang akan menggantikannya.

sifat optimis pebisnis limiting belief

Daripada Anda harus berkata aku nggak bisa, aku nggak mampu, kenapa Anda nggak mencoba itu kan bukan tugasku.

Tugasku berusaha dan aku sudah melakukannya. Kini tinggal ku serahkan semuanya pada Law of Attraction.

Bukan berarti Anda berhenti berkarya dan berusaha, tapi disini Anda sudah berusaha terbaik dan menyerahkan hasilnya kepada kekuatan Law of Attraction.

Dengan kata lain, Anda nggak cuman berpangku tangan tanpa usaha yang berarti, tapi Anda sudah melakukan yang terbaik untuk mengetahui jalan keluarnya.

Tinggal nunggu hasilnya aja kan …

Kesimpulan

Tiap bisnis pasti punya hambatan atau limiting belief, terutama dalam membangun dan memulai bisnis online di Instagram.

Faktanya, Instagram penuh dengan pebisnis yang paling berkompeten di bidangnya. Artinya, hambatan Anda untuk sukses akan makin besar karena banyaknya kompetitor di Instagram.

Untuk bisa bersaing, setidaknya Anda harus bisa memoles akun Instagram Anda biar rasa percaya masyarakat bertambah besar.

Syarat satu-satunya adalah menambah jumlah followers. Nyatanya, akun Instagram paling pertama dinilai sebagai akun kredibel kalau akun itu punya banyak banget followers.

Resellerindo hadir sebagai solusi untuk membantu Anda menggapai kredibilitas ini dengan cepat karena Resellerindo dilengkapi dengan fitur dan layanan yang lengkap tentang Instagram.

Artinya, Anda lebih mantap dan siap untuk bersaing dengan para kompetitor makin cepat.

Mau tau lebih lanjut tentang cara kerja dan keuntungan bergabung dengan Resellerindo? Yuk klik link di bawah ini ya …

Kenalan Sama Resellerindo Yuk!! Klik disini ya …

Tetap semangat ya …

Just a nerd having obsessed by SEO, Website, Internet Marketing, and SaaS.

shares
Balas chat
Halo kak, Ada yang bisa dibantu?